Kamis, 03 Februari 2011

Laki laki sangat tersiksa bukan terbahagia...

Bisa dibayangkan bagaimana saya harus menahan mata terbuka ini untuk melihat segala sesuatu yang bersifat mempersuasif hawa nafsu. Dari saya keluar rumah sampai harus pulang kerumah. Tidak bisa dipungkiri pekerjaan yang saya ambil saat ini banyak mengundang mata seolah olah melotot akan keindahan sesosok ciptaan indah tuhan yaitu wanita. Arah mata saya hanya bisa mendangak keatas, meratap kesamping atau kebawah melihat kaki sepatu saya yg mulai buluk.

Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas “Tank Top”, noleh ke kiri pemandangan “Pinggul terbuka”, menghindar kekanan ada sajian “Celana ketat plus You Can See”, balik ke belakang dihadang oleh “Dada menantang!” dan selalu saja ada yang dipertontonkan baik dari lekuk tubuh sampai gaya bicara yang menggoda…Astaghfirullah… kemana lagi mata ini harus memandang?

Saya melihat wanita itu bukan dari cantik paras mereka yang punya, bentuk tubuh yang ideal, hidung yang mancung ataupun kulit mulus putih yang terbuka. Mereka yang punya adalah anugerah yang diberikan tuhan untuk dijaga kehormatannya.

Andai para wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat menarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.

Istilah seksi kalau boleh ddefinisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya kita malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi wanita tsb, membayangkan wanita tsb adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap wanita tsb melakukan lebih seksi, lebih… dan lebih lagi. Dan kesimpulannya lebih parah dari yang kita bayangkan.

Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak wanita tsb sudah membuat diri mereka tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan mrk sendiri yang mereka sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri mereka, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin meraka menjawabnya “lelaki” bukan?
Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini.

mohon maaf.. ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis dpandang, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan menawarkan penampilan seksi pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya terlebih yang senang bermain dengan hawa nafsunya.
..

Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana?pada siapa? Atau Apakah saya harus menikmatinya? tapi saya sungguh takut dengan DZat yang memberi mata ini. Bagaimana saya mempertanggungjawabkanny nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.

lebih baik saya jalan dengan mata tertutup apalagi melihat para wanita dengan busana yang seperti itu. bukan berharap mereka harus berjilbab juga, hal ini dimaksudkan agar mereka lebih baik berbusana tertutup dari pada harus ditelanjangi oleh mata para laki laki. Beruntung bagi mereka yang tidak bisa melihat atau buta. Bersih dari pandangan pandangan yang negatif, akan kemuakan didunia ini yang semakin merajalela.

wanita adalah sosok yang mulia, maka muliakanlah dirimu...

Hidup membutakan mata dari pandangan wanita yang berseksi.

Mudah mudahan laki laki bisa lebih sabar atas kenakalan yang dilakukan matanya sendiri.

Memang laki laki yang salah dalam kasus ini...


Minggu, 30 Januari 2011

Sedikit itu berarti..

klo gak salah jumat malam, saya lewat sekitaran jalan blok m tepatnya lampu merah PLN CSW. Malam pukul 10.11 kehidupan lampu merah itupun terlihat oleh pandangan saya. Berhenti sekitar 2 menit dengan pacar terbaik saya sesudah bertanya gimana kabar hari ini ?.
sosok anak kecil itu pun hadir dengan lusuh baju compang campingnya, mata agak sedikit kuning dan mulut yang seperti biasa mengeluh kesah. rasa iba terasa diperasaan saya, terselip uang receh disaku celana. saya berikan kepada anak kecil itu sambil bertanya " kalo aku kasih uang itu kamu buat apa ? " anak kecil tersebut pun terdiam sambil berpikir kira kira jawaban apa yang pas. " buat jajan adek mas " jawab anak laki laki tersebut.
tak lama berselang mungkin gak mau kalah atau dengan cara apa tiba tiba sosok perempuan kecil itu hadir menghampiri saya dengan keluh kesah kembali. akan tetapi gaya berbicaranya sedikit berbeda. walaupun masih dengan keluh kesah. terselip perkataan yang saya bingung, perempuan kecil itu bertanya " masa cuma anak laki laki aja sih yang dikasih kaa ? " .

saya menjawab dengan apa bedanya emang sama cowok dan cewe...toh sama sama cari uang.
pada waktu itu memang uang receh saya juga habis terpaksa saya bilang dengan halus kepada perempuan kecil itu " bagi dua sama anak laki itu ? " perempuan kecil itu terdiam dan setia mengunggu saya untuk diberikan uang. karena dia yakin pasti akan dikasih. yah akan tetapi bagaimana memang faktanya uang dalam saku celana memang tidak ada uang receh. sempet menyesal tidak memberikan.

Walaupun hanya 500 rupiah saja, mungkin sudah cukup membantu keberadaan mereka. entah dri minum, entah dari makan, atau entah dari sekolah. gak tau deh saya juga..

lampu hijau pun bersinar tanda memang untuk melaju jalan lanjutkan perjalanan mengantar pacar pulang kerjaa...

sang perempuan kecilpun jalan kepingggir jalan dengan kecewaa..

Maap ya saudara. lain waktu kita berjumpa dengan kondisi yang lebih baik. mungkin bukan dialam lain dengan baju bagus kamu, dengan kulit putihmu yang mulus, dengan mata indahmu yang bersinar bak cahaya.

PLN, 28 January 2011

Rabu, 19 Januari 2011

yah ujan lagi

Tuhan memberikan semua anugrah didunia ini. Klo menurut gua banyak anugrah yang diberikan Nya cuma kita sebagai manusia jarang bersyukur dan kurang mngerti arti kata bersyukur.
Satu kasus yang kita ambil, dan sering sekali kita menggampangkan kata kata yang kita lontarkan.
HUJAN

sebuah anugrah yang diberikan tuhan kepada dunia untuk menyirami isinya. entah itu tanaman, tanah, mengisi lautan sampai biru lagi. sesuatu anugrah yang diberikan tuhan secara berlebihan pasti akan terasa tidak menguntungkan. karena itu berlebihan, makanya jangan mengharapkan anugrah yang berlebihan. karena kita manusia.

Balik lagi ah soal hujan, jalan pulang kntor sama vespa jadul gua gak terasa adzan magrib pas dijalan klo gua lanjutin gak mungkin sampe sampe rumah. ya udah sepertinya eamng hrus mampir di mushola kecil.

selesai solat, angin berasa kenceng..kayaknya mau hujan. dan ternyata bner anugrah tuhan pun hadir mengisi dunia disore ini. sambil nggu reda atau kecil dengerin lagu lagu terbaik daalm kube mp3 kecil gua. lagu lagunya mengiri suasana hujan saat itu.

Kasusnya banyak orang terlihat mengeluh dipinggir jalan, diatas trotoar, didalam warung, ditepi ruko..berpikiran bahwa " ujan lagi ujan lagi " sampe berkata "yaaaahhh ujan lagi dah".

duh ini anugrah dan kita harus syukuri. berikir gak klo kita gak dikasih hujan sama tuhan, mau gimana bntuk dunia bumi ini kyknya gak bakal sampe sekarang sih...

tuhan punya banyak cara buat bumi ini tetap ada tggal bagaimana kita manusia untuk bersyukur dan menghargai serta menjaganya.

Senin, 10 Januari 2011

the last words ever

aku ingin hidupku seperti tulisan ini
karena tulisan ini tidak pernah mati
Aku bisa menulis selama bertahun-tahun
Dan tidak pernah menangis
aku akan menunjukkan kepadamu
bagaimana
perasaanku terhadapmu
Dengan mengeluarkan kata kata
Aku bisa membungkus baik hati kita

Dan aku melihat kepahaman dimatamu
Aku menemukanmu dengan melihat matamu dan aku membuka hati untuk itu
Tapi tidak bisa saya membuat suara hati ini berbeda dan sendiri
Jadi tolong tinggal kamu seorang yang merangkulku dihari nanti
Jangan membenciku sekarang
aku tidak bisa mengatakan bagaimana ini tulisan terakhir ini berakhir

Cara ini yang aku rasakan hari ini,
jadi turunkan mata panjatkan tangan
berdoa akan kesempurnaan

saya bisa berenang hanya dipikiran saya
jadi saya tidak akan tenggelam dan
Gelombang kebimbangan tidak membawaku
aku
terengah-engah memegang tanganmu,
sehingga saya
bisa bernapas kembali menulis ini
Terakhir tulisan ke bawah

Hati ini pecah ... tanganku basah
Adalah segalanya ungkapan kepanikan sesaat

Dan suaramu membuat pelapis jantung ... bergetar
Kau segalanya untuk mempertebal keadaanku

Berteriaklah padaku sekarang jika
membuat itu yang terbaik yang pernah saya dengar
Tertawa terbahak-bahaklah, aku tahu itu akan mebuat perasaan kita jadi satu

Jantung berdetak lebih cepat rasa bahagia yang tumbuh
Apakah dirinya yang mencintaiku yang layak mengetahui aku seutuhnya ?

aku yakin dia mencintaiku seutuhnya..

Tulisan ini tidak akan berakhir..


Selasa, 28 Desember 2010

kamuflase dan akulasi

Kalau kau tak disini ku tak bisa diam
aku melayang melayang melayang...

seolah seakan rasa ini tidak ingin berubah
bahwa aku sangat merindukan dirimu

diriku dan jiwaku menjadi satu satuan batuan
yang kuat dan kokoh dihadapinmu

lama menjadi sosok yang tersembunyi
tapi kali ini lama keluar dari tempat persembunyian itu
menjadi laki laki pejantan tambun

bahwa dirimu memang patut untuk dimengerti
sesungguhnya dirimu memang patut dipuja
memang patut dimanja

searah dan sejalannya roda rotari detik
aku akan menunggu sampai rasa titik
nyali itu siap untuk dipanggil

Meleburkan rasa cinta satu sosok
akan cair jika semua satuan koloni
telah dapat ditaklukan jadi lautan

semoga lautan dapat diarahkan menjadi
ombak yang bergulung kedaratan

Senin, 22 November 2010

Memperpecat hati dan pikiran saya..

Dia berbicara seperti angin, ketika dia berjalan dia berayun
Aku menulis namanya di garis cerita saya
Aku tahu dia akan mengerti apa yang saya katakan
Aku juga melihat gerak wajahnya melampaui senyum
Ketika dibalik dari halaman, terhembus perhatian

ketika dia turun dan ketika dia sedih..
Untukmu senyum ..untukku senyum..

Es krim mencair di sakunya
Aku menggigit sebelum ia menyimpannya
Dia seperti rambut saya sebanyak dan serumit arah gaya
Dia melupakan catatan di tangan saya, saya bingung apakah dia sadar dan nyata
Sebab dia tahu aku akan membacanya lalu akan menghempaskan..

Saya berharap jangan, hempaskan hal baik seiring waktu
Selintas terlontar serius wacana dan arah jawab itu kabur
Kabur menelan asa dan berita
Waktu akan berubah dengan jarak yang terarah.

Ketika dia menunggu, bukan sia sia..
Ketika dia berharap, jawaban akan pasti..
Ketika dia bimbang, rencanakan pertanyaan..
Ketika dia cinta, belahan jiwa akan hadir..

Sedikit terlupakan atau memang dilupakan
Kala elegi itu sampai bersama rasa sayang
Saya hanya deburan debu, mudah dihancurkan bahkan terberai
Angin akan membawa dalam perjalanan dan berayun..






Senin, 23 Agustus 2010

merasa percuma setelah belajar selama 3 tahun sebagai mahasiswa adversinting ( kalo kata temen gw ). kenapa bisa gtu? ternyata secara teori dan praktek sangatlah berbeda. bedanya klo teori kita diberikan pelajaran secara jelas dan terarah. dan pas prakteknya sepertinya gak bisa sama kayak teori deh. membalik pelajaran masa lalu ( ya gak lama2 amat ), mata kuliah pengantar periklanan kayaknya tuh pelajaran pertama yang gw dapet tentang organisasi perusahaan periklanan dan alur kerjanya.

yah gw juga gak tau sih, tu dosen kasih mata kuliah bner apa gak? apa jangan2 mahasiswa diboongin sama tuh dosen. tapi kayaknya gak deh. emang pas prakteknya aja kyknya berbeda.
gw sempet berpikir apakah setiap perusahaan sama seperti perusahaan periklanan yang gw jalanin. setau gw yang namanya perusahaan periklanan itu ada namanya team work. klo gak ada team work dan rasa kebersamaan kyaknya susah untuk bekerja sama dan memperoleh hasil yang maksimal.

flownya sih simple ada 4 departemen yaitu account, media, creative, production serta finance. jika keempat departemen tersebut mempunyai rasa kebersamaan dan team work yang kuat pasti tidak akan ada kesenjangan sosial diantara setiap departemen. tapi yang ini nih yang gw gak temukan di perusahaan yang gw jalanin. apa setiap perusahaan periklanan selalu individual dalam bekerja sama. ah gak mungkin lah?

dalam dunia industri kayak gini masih ada gak sih type orang kyk gw. apakah gw harus merubah sifat gw yang gampang dikendalikan seperti boneka. tapi ya emang gw kayak gtu.gak masalah sih klo gw kyk boneka.

dunia industri kayak gini nih yang siap gw selami...